DETAIL – DETAL PEMBUATAN JAS ALMAMATER YANG DILAKUKAN OLEH JASA KONVEKSI

Seperti yang kita tahu bukan jika almamater ini adalah salah satu pakaian sakral bagi anak kuliah. Terutama bagi mereka yang baru masuk ke perguruan tinggi. Dimana untuk jas almamater ini sering kali memiliki kesan yang sangat formal bukan. Sehingga untuk memastikan bahwa jas almamater tersebut dapat difungsikan dengan baik.  Ternyata untuk proses pembuatannya memang tidak bisa asal alias sembarangan. Untuk jas almamater ini memang dapat di definisikan sebagai salah satu jenis pakaian seragam buatan konveksi bukan. Dimana seragam ini memang dapat menunjukkan ciri khas dari sebuah perguruan tinggi. Mirip seperti seragam sekolah, untuk jas almamater ini sendiri sebenarnya merupakan pakaian yang sangat penting. Terutama bagi mahasiswa, hanya saja pakaian ini memang tidak wajib digunakan saat kuliah.

konveksi

Inilah Detail Jas Almamater Yang Perlu Anda Tahu Bagi Anda Yang Ingin Buka Usaha Konveksi

Nah, untuk mendukung fungsi dari jas almamater buatan konveksi ini dalam kehidupan mahasiswa. Maka kualitas bahan dan detail jahitan jas yang dibuat ini memang benar – benar harus diperhatikan. Dimana berdasarkan desain serta kegunaan jas almamater sendiri pada prinsipnya memiliki banyak sekali detail khusus. Dimana yang membedakan dengan pakaian lain. Beberapa diantaranya:

  1. Kerah

Untuk detail jas yang satu ini adalah kerah. Menjadi bagian dari sebuah pakaian yakni bentuk bagian terpisah guna menyelesaikan garis leher bukan. Untuk jenis kerah yang pada umumnya digunakan pada jas almamater yaitu notch lapel. Meskipun ada juga yang memang menggunakan jenis kerah mandarin dan shanghai.

  1. Kancing

Untuk detail jas yang kedua adalah kancing. Dimana alat kecil berbentuk pipih yang biasa dipasangkan dengan lubang kancing. Untuk menyatukan dua helai kain. Untuk kancing jas almamater ini terdiri dari kancing dua baris dan tiga baris. Dimana tergantung dari desain yang akan ditetapkan.

  1. Saku

Untuk detail jas yang ketiga ini adalah saku. Saku ini merupakan lubang pada pakaian yang memiliki kantong agar orang pun bisa meletakan barang yang ada di dalamnya. Dimana saku yang digunakan pada jas almamater bisa berupa saku vest. Dimana terletak pada bagian atas dan saku klep yang terletak di bagian bawah.

  1. Lengan

Detail jas yang keempat adalah lengan.  Dimana lengan ini merupakan bagian dari busana yang berfungsi untuk melindungi tangan. Dimana pada jas almamater desain yang digunakan yaitu berupa lengan licin. Untuk pemilihan lengan licin ini memang agak terkesan lebih formal, selain itu rapi dan lebih tegas.

  1. Belahan belakang

Detail jas yang kelima adalah belahan belakang. Desain belahan belakang pada jas almamater ini biasanya lebih banyak menggunakan single vest.  Akan tetapi ada pula y6ang tidak menggunakan belahan. Selain itu fungsi dari belahan jas almamater ini dapat memudahkan pemakai dalam bergerak.

  1. Logo kampus

Detail yang keenam adalah logo kampus.  Hadirnya logo kampus ini untuk membedakan antara jas almamater kampus satu dengan kampus lainnya. Disertakan pula sebuah logo yang di bordir pada jas almamater tersebut. Seringkali biasanya terdapat pada dada sebelah kiri.

  1. Belahan lengan

Detail yang ketujuh adalah belahan lengan. Nah, belahan lengan ini merupakan bagian dari jas yang biasanya dihiasi dengan kancing berwarna emas. Meski bagian ini termasuk penting, akan tetapi ada juga desain jas yang tidak menggunakan belahan lengan.

Nah, itulah ulasan terkait detail dari jas almamater ini, semoga bermanfaat serta dapat menjadi referensi untuk anda yang ingin membuka usaha konveksi.

INILAH RAGAM – RAGAM PELAPIS YANG MAMPU MEMBUAT KAIN JADI WATERPROOF DI KONVEKSI

Bicara soal waterproof memang tidak akan terlepas dengan namanya jaket. Hal ini dikarenakan banyak konveksi yang menggunakan bahan waterproof untuk produksi jaket mereka. Nah, waterproof ini sendiri adalah suatu istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan sifat objek yang mampu menolak air. Hal ini dikarenakan dalam dunia konveksi sifat waterproof ini banyak diaplikasikan pada berbagai produk pelengkap kebutuhan pokok. Yakni mulai dari ransel, jaket, tenda, sepatu hingga jas hujan. Karena jika dilihat dari kegunaan untuk kain waterproof ini sendiri memang harus mampu menjadi pelindung. Tidak hanya itu sebagai penahan air agar benda yang di lindungi tidak basah. Produk yang dapat kita ambil contohnya seperti jenis jaket. Dimana jaket ini mampu membuat tubuh menjadi hangat.

konveksi

Ragam Pelapis (coating) Konveksi Yang Mampu Membuat Kain Ini Bisa Jadi Waterproof Yang Perlu Anda Tahu

Sebuah jaket buatan konveksi yang bersifat waterproof. Sudah pasti dilengkapi sifat yang windproof maksudnya memang tahan akan angin juga. Tentu saja hadirnya kedua sifat ini agar mampu menjamin kenyamanan penggunanya. Dan perlu anda tahu, jika jaket waterproof ini biasanya dilapisi dengan carian yang membuat pori – pori pada saat terjadi penguapan. Sehingga dengan akta lain kain yang digunakan ini dapat bernapas. Mungkin tidak sedikit dari anda penasaran dengan ragam pelapis konveksi yang mampu membuat kain bisa menjadi waterproof diantaranya:

  1. Bahan pelapis Gore tex

Untuk bahan pelapis gore tex yang disediakan oleh konveksi ini. Tetap menjadi bahan dengan kualitas nomor satu di dunia.  Terutama dalam menangani masalah kain waterproof dan breathable. Akan tetapi karena bahan yang satu ini sangat tipis dan lembut.  Maka masih memerlukan lagi lapisan pelindung berupa layer. Hal ini dikarenakan bahan tersebut supaya tidak mudah rusak dan menambah kuat terhadap gesekan.

  1. Bahan pelapis triple point ceramic

Untuk bahan pelapis kedua yang disediakan oleh konveksi untuk pembuatan jaket ini adalah triple point ceramic. Bahan ini merupakan penggabungan polyurethane coating dengan jutaan partikel keramik. Dimana coating ini memang dapat dijadikan benteng penghalang bagi pori – pori kain. Selain itu triple point ceramic ini memang sifatnya mengikat pada setiap anyaman benang. Sehingga membuat lapisan ini pun tidak mudah cepat rusak atau luntur.

  1. Bahan pelapis hydro dry

Untuk bahan pelapis ketiga yang disediakan oleh konveksi ini adalah hydro dry coating. Pada umumnya juga menggunakan cairan kimia untuk mengubah kain menjadi waterproof. Untuk berat kain ini memang terbagi menjadi 3 kategori. Pada bahan ini momentum pada bahan polyester ini menawarkan keunggulan yang luar biasa. Seperti misalnya praktis dalam pengepakan, selain itu tidak berisik dan sangat kuat.

  1. Bahan pelapis E.X.E.A.T

Untuk bahan pelapis yang keempat ini memang juga sering digunakan oleh konveksi untuk pembuatan jaket. Dimana untuk jenis bahan yang satu ini memang terbuat dari bahan cairan kimia hydrophilic. Dimana bahan ini berasal dari peleburan secara berulang – ulang. Dengan menggunakan cairan ini akan menghasilkan kain yang bersifat waterproof.

Selain ke empat jenis bahan pelapis (coating) yang ada di konveksi untuk membuat jaket. Masih ada jenis bahan lain yang dapat digunakan sebagai pelapis. Seperti neoprene coated, polyurethane coated dll. Kedua bahan ini sangat cocok dijadikan rain coat. Asalkan jenis hujan yang dihadapi adalah hujan ringan.